5 Fakta Brand Bata yang Menginspirasi dan Tidak Diketahui Banyak Orang

5-Fakta-Brand-Bata-yang-Menginspirasi-dan-Tidak-Diketahui-Banyak-Orang

Alas kaki menjadi kebutuhan pokok akan sandang yang dapat melindungi kaki Anda. Ada berbagai macam jenis alas kaki, mulai dari sepatu, sandal, dan sepatu sandal. Berbagai brand pun bermunculan menjual salah satu fashion ini, salah satunya Bata. Saat berjalan-jalan di pusat perbelanjaan seperti mall dan lain sebagainya, pasti akan menemukan alas kaki merek ini. Namun di balik ketenarannya, merek ini ternyata memiliki beberapa fakta yang tidak diketahui banyak orang. 

Fakta Produk Bata 

Bata telah masuk dalam jajaran brand alas kaki legendaris di Indonesia. Pasalnya, merek alas kaki ini ada sudah lama beredar di Indonesia. Maka tidak heran jika kakek dan nenek kita tidak asing dengan produk yang dikeluarkannya. Ketenaran yang diraih ini tentu tidak didapatkan semudah membalikkan telapak tangan. 

Berikut adalah fakta yang perlu Anda ketahui bagaimana merek ini dapat membumi bahkan bukan hanya di Indonesia. 

1. Bukan Produk Lokal 

Distribusi brand yang menjangkau seluruh Indonesia terutama Pulau Jawa, membuat kebanyakan orang salah persepsi. Membuminya brand ini membuat banyak orang mengira bahwa ia adalah merek sepatu lokal. Padahal, produk ini adalah merek dagang dari T&A Bata Shoe Company di Zlin, Cekoslovakia. 

2. Umur Lebih dari Satu Abad 

Anda barangkali akan terkejut jika mengetahui fakta satu ini, bahwa Bata telah berdiri sejak tahun 1894. Brand ternama ini didirikan oleh Tomas, Antonin, dan Anna. Namun, produsen alas kaki ini tidak serta merta menjadi produsen papan atas. 

3. Perjuangan Menjadi Produsen 

Tidak ada kesuksesan yang didapatkan secara instan. Barangkali kalimat ini juga cocok dipakai untuk menceritakan perjuangan Thomas. Kisahnya ditulis pada buku Thomas John Bata dan Sonja Sinclair, Bata: Shoemaker to the World tahun 1990. 

Dia menjelaskan ketika dirinya harus menyeberangi Samudra Atlantik menuju New England dan Amerika Serikat hanya untuk bekerja di pabrik sepatu. Thomas belajar permesinan dan teknik manajemen tentang produksi sepatu. Setelah enam bulan, dia kembali ke Zlin untuk menerapkan ilmu yang didapatkan. 

4. Sepatu Tentara Era Perang Dunia 1 

Setelah Thomas kembali dari new England, Perang Dunia 1 meletus di Benua Eropa. Hal tersebut membuat sepatu produksinya hadir sebagai industri besar yang memenuhi kebutuhan tentara Austro-Hungaria. 

Pada buku The Encyclopedia of the Industrial Revolution in World History (2014) dan Czech Republic: The Bradt Travel Guide (2006) dituliskan bahwa selama perang berlangsung, Thomas telah memproduksi 50 ribu lebih pasang sepatu tentara Austro-Hungaria. 

5. Memproduksi Milyaran Sepatu 

Sepanjang sejarah, sepatu keluaran 1894 ini telah memproduksi sepatu sebanyak 14 milyar pasang. Jumlah termasuk belum termasuk produk alas kaki lain seperti sepatu sandal dan sandal. 

Sedangkan di Indonesia, brand ini telah diproduksi sebanyak 7 juta pasang alas kaki. Terdapat 400 model alas kaki yang terdiri atas sepatu, sandal, dan sepatu sandal. 

Untuk setiap modelnya, rata-rata brand ini diproduksi sebanyak r17.500 pasang per tahun di Indonesia. Dapat pula dikatakan bahwa sebanyak 1.459 pasang sepatu diproduksi untuk satu model saja per bulan. Dengan demikian, produk ini diproduksi sejumlah 583.333 pasang tiap bulan. 

Itulah lima fakta mengenai Bata yang tidak banyak diketahui orang dan menginspirasi. Salah satu brand ternama ini tumbuh dengan kerja keras dan tidak instan. Proses tidak akan mengkhianati hasil, sedangkan kesuksesan berasal dari hal-hal kecil.

Belum ada Komentar untuk "5 Fakta Brand Bata yang Menginspirasi dan Tidak Diketahui Banyak Orang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel