Langkah-langkah Pemerintah Indonesia untuk Mengatasi Virus Corona

Langkah-langkah-Pemerintah-Indonesia-untuk-Mengatasi-Virus-Corona

Virus Corona merebak ke seluruh dunia setelah pertama kali ditemukan di kota Wuhan provinsi Hubei China pada Desember 2019 lalu. Di China sendiri, virus ini telah menjangkiti lebih dari 80.000 orang dan mengambil nyawa lebih dari 3.000 orang. Kini virus sudah menyebar ke hampir seluruh negara di dunia termasuk di Indonesia. Sejak ditemukannya kasus pertama pada awal Maret, hingga saat ini sudah ada penderita yang positif covid19 sebanyak 1.600 orang lebih dengan korban meninggal lebih dari 150 jiwa. Pemerintah tentu saja tidak tinggal diam melihat penyebaran wabah yang begitu massif dengan melakukan berbagai kebijakan-kebijakan untuk mengurangi penyebaran virus dan meminimalisir dampak ekonomi.

Virus covid19 termasuk dalam golongan virus yang menyerang saluran pernafasan. Virus ini mudah sekali ditularkan melalui droplet penderita atau pasien positif ke orang sehat. Droplet yang masih bisa hidup dan aktif meski jatuh dan menempel pada benda mati membuatnya semakin agresif menulari banyak orang sehingga hanya dari satu orang positif covid19 saja, sudah bisa menulari puluhan bahkan ratusan orang sehat lainnya. Meski angka kematian dunia dibilang kecil yaitu 3%, namun di Indonesia sendiri memiliki angka kematian yang tinggi hingga 8%. Kondisi ini jika dibiarkan akan menjadi gawat karena penularannya yang sangat cepat dan efeknya yang bisa sangat fatal.

Untuk mengurangi penularan, pemerintah memilih untuk mengeluarkan kebijakan sosial distancing yaitu menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan dengan cara bergerombol atau mengumpulkan massa. Dengan himbauan ini, ibadah pun sebisa mungkin dilakukan sendiri-sendiri di rumah. Sekolah dan perkuliahan diliburkan, bioskop tutup begitu juga dengan tempat-tempat keramaian yang mulai sepi. Masyarakat pada tahap ini sudah mulai menyadari pentingnya sosial distancing karena melihat kasus-kasus positif yang berujung isolasi bahkan meninggal dunia. Meski begitu masih ada juga yang membandel dengan berkerumun atau membuat acara keramaian sehingga polisi harus turun tangan membubarkannya.

Selain sosial distancing, untuk memutus mata rantai penularan virus, pemerintah menganjurkan untuk Jaga Jarak bagi mereka yang harus tetap keluar rumah untuk urusan pekerjaan. Menjaga jarak aman minimal 1 meter dengan orang lain siapapun itu dan menjaga agar tidak terjadi kontak fisik dengan orang lain. Himbauan ini juga bisa dikatakan sukses dilaksanakan oleh masyarakat terutama mereka yang tinggal di wilayah zona merah covid19. Bahkan tak sedikit pasar atau toko yang menerapkan sistem antrian untuk berbelanja serta melakukan pembayaran di kasir. Sebagai pelengkapnya, pemerintah menghimbau masyarakat untuk rajin mencuci tangan menggunakan sabun sehingga virus yang tidak sengaja kita pegang dapat mati sebelum menyentuh area wajah.

Langkah yang dipilih pemerintah selanjutnya adalah melakukan rapid tes atau tes massal dengan mendatangkan alat tes cepat dari Korea Selatan. Cara ini dianggap lebih efektif untuk menekan penularan virus dibandingkan dengan melakukan lockdown wilayah atau negara yang memiliki efek besar pada ekonomi khususnya rakyat kecil. Dengan rapid tes diharapkan mereka yang positif covid19 segera ditemukan dan dapat diisolasi untuk mencegah penularan dan kematian akibat kondisi tubuh yang sudah parah sebelum diketahui penyebabnya. Rapid tes diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, keluarga mereka serta masyarakat yang berada pada zona merah.

Berbagai kebijakan dan langkah pemerintah di atas harus diimbangi dengan kepatuhan masyarakat agar wabah virus corona ini segera berakhir dan kehidupan kembali normal seperti biasa. jangan lupa untuk terus meningkatkan imun tubuh dengan makan makanan sehat dan cukup istirahat.

Belum ada Komentar untuk "Langkah-langkah Pemerintah Indonesia untuk Mengatasi Virus Corona"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel